PemKab. Bantul tiru Toleransi di Kota Manado

Share :

Pemkab Bantul tertarik untuk meniru kota Manado dalam hal toleransi.

Seperti diketahui kota Manado meraih kota paling toleran se-di Indonesia tahun 2017 oleh setara Institute.

Di Manado juga para toko agama baik pendeta maupun tokoh agama lain mereka mendapat insentif Rp.1.5juta.

Di Kota Manado juga terbentuk Badan Kerjasama Antar Umat Beragama yang juga memepererat hubungan dalam beragama di Sulawesi Utara.

Selain itu di Kota Manado Gereja dan Masjid berdampingan dan tidak ada masalah sama sekali.

Tak jauh dari Manado tepatnya di Bukit Kasih Kanonang terdapat simbol rumah ibadah dari agama-agama di Indonesia yang mempertegas bahwa kerukunan adalah harga mati.

Hal-hal inilah yang membuat Kota Manado telah menjadi role model untuk kerukunan dan toleransi.

Baru-baru ini jajaran pemkab Bantul serta 20 Wartawan dari Bantul berkunjung ke Kota Manado.

Mereka mengungkapkan keinginannya untuk meniru mldel kerukunan dan toleransi di Kota Manado.

Asisten Sekda Bantul Bidang Sumberdaya dan Kesejahteraan Totok Sudarta mengungkapkan bahwa Bantul memiliki kesamaan dengan Manado di mana Bantul juga memiliki karakter sosial yang beraneka ragam.

Sambung Totok, diperlukan program yang tepat dan sudah tepat berada di Manado di mana predikat kota Manado adalah paling toleran se Indonesia.

Selain itu Totok juga ingin meniru kota Manado dalam bagaimana memaksimalkan peran media yang juga turut dalam menjaga kerukunan.

Media masa dalam perannya haruslah beryanggung jawab dan tida menyebarkan kabar hoax.

Kunjungan kerja Pemkab Bantul serta Jurnalis ini dilakukan pada Rabu 28 Februari 2018.

0

Share :

Leave a Reply