Tanjung Pulisan akan Jadi KEK Pertama Berkonsep Resort Konservasi dan Taman Laut.

Berita bagus lagi untuk Sulawesi Utara, kali ini di sektor pariwisata.

Tanjung Pulisan – Likupang, Sulawesi Utara (Sulut), diarahkan untuk menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pertama di Provinsi Sulut dengan konsep resort konservasi internasional dan taman laut.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pengusulan KEK Pariwisata yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata melalui Asisten Deputi (Asdep) Bidang Investasi Pariwisata dan digelar di Hotel Aryaduta, Manado, Sulawesi Utara, pada Jumat (15/03).

Henky menyampaikan rakor itu digelar sebagai tindak lanjut arahan Menteri Pariwisata Pak Arief Yahya untuk menghasilkan 100 destinasi KEK, sekaligus finalisasi persiapan kunjungan Menpar ke KEK Tanjung Pulisan Likupang dalam waktu dekat ini.

“Kami harap rapat koordinasi ini akan mempercepat pengusulan KEK Tanjung Pulisan, Likupang, agar potensi pariwisatanya dapat dikelola dengan baik dan dapat diperkenalkan segera kepada masyarakat luas.

Hengky menambahkan bahwa, Tanjung Pulisan yang akan dikembangkan sebagai KEK pertama di Sulawesi Utara ini akan meningkatkan investasi di daerah sekaligus membantu menumbuhkan pusat ekonomi baru dengan banyaknya kunjungan wisatawan kelak”.

Sementara itu, Kadis Provinsi Sulawesi Utara, Daniel A. Mewengkang, menyambut baik adanya pelaksanaan rakor percepatan pengusulan KEK Tanjung Pulisan.

Menurutnya akan banyak manfaat yang dapat diperoleh masyarakat sekitar KEK maupun para calon investor.

“Hadirnya KEK ini akan memberi tiga manfaat,

Pertama, akan memberi keamanan investasi dengan disediakannya izin lokasi dan amdal.

Kedua, akan mempercepat hadirnya investor dengan disediakannya sarana dan prasarana investasi seperti listrik, air, dan jalan.

Ketiga mengakselerasi kegiatan investasi melalui adanya sistem perizinin terpadu satu pintu (PTSP) atau _one stop service investment.

KEK Tanjung Pulisan, Likupang, Sulut, direncanakan akan berdiri di atas lahan seluas 396 hektar, dengan nilai investasi sebesar Rp11 triliun dalam jangka waktu investasi selama 10 tahun.

Proyeksi serapan tenaga kerja yang akan dihasilkan di area KEK Tanjung Pulisan, Likupang, secara rata-rata adalah sekitar 1.500.

Selain itu, mengingat lokasi KEK Tanjung Pulisan berdekatan dengan hutan lindung, ke depannya PT MPRD akan membangun Wallace International Conservation Resort and Marine Park sebagai salah satu atraksi utama di kawasan tersebut.

Tujuan dibangunnya area konservasi ini tidak lain untuk mengembalikan keanekaragaman flora dan fauna endemik daerah yang saat ini sudah berkurang jumlahnya.

Sejauh ini, Paquita menuturkan pihaknya sudah bekerja sama dengan investor Singapura terkait pengembangan conservation resort, dan dengan telah berkomunikasi dengan investor Australia terkait pengembangan marina di KEK Tanjung Pulisan.

Sumber: Kementerian Pariwisata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *